Ringkasan Khotbah

HIDUP DALAM TERANG-MU
Markus 4:21

Dalam teks yg kita baca hari ini Tuhan memberi kita pengertian ttg cahaya yg seharusnya kita hidup di dalamnya, dan kita tidak bisa sembunyi daripadanya. Yesus sendiri berkata ttg dirinya “Akulah Terang Dunia”, Yohanes 8:12. Terang-Nya bahkan menembus tempat dan bagian tergelap dan yg paling hitam pekat sekalipun dari hati. Mari kita sama-sama belajar hal-hal sederhana ttg cahaya-Nya, dan beberapa fakta dari terang itu, yg kita semestinya hidup di dalam-Nya,

I. TERANG ITU MEMILIKI TUJUAN ayat 21
Yesus menggunakan perumpamaan yg sangat umum pada masa itu, yaitu lilin ; untuk mengajarkan kebenaran rohani yang dalam. Pada hari itu, sebuah lampu minyak, pasti setiap rumah memiliki setidaknya satu. Rumah-rumah di daerah itu dan pada masa itu ada sebuah liang/coakan kecil, di dinding sehingga lampu bisa ditempatkan di sana. Dan ketika lampu di nyalakan, tidak dimaksudkan untuk disembunyikan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur. Lampu minyak yang menyala pasti ditempatkan di lokasi yang tinggi sehingga semua orang ada di rumah bisa menerima cahaya tersebut.
Perumpamaan ini dimaksudkan Tuhan Yesus untuk menggambarkan tujuan cahaya rohani/spiritual. Dan ketika Yesus memberitakan Firman Allah, Dia sedang memberi terang bagi dunia. Terang-Nya diberikan untuk berbicara dengan orang-orang yang terjebak dalam kegelapan rohani; untuk menunjukkan kepada mereka bahwa ada jalan dan cara bagi mereka untuk diselamatkan.
Sementara Yesus ada di dunia, DIA adalah “Terang dunia”, Yohanes 9:5; dan Terang Tuhan itu pula mengajar semua orang tentang kasih Allah pada manusia yg berdosa, Yohanes 3:16.
Terang-Nya dimaksudkan untuk menyatakan Bapa Surgawi bagi kita manusia yang jatuh kedalam dosa, Yohanes 1:18 “Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya” ; 14:9 “Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami”
Jadi Terang Tuhan tidak dirancang untuk disembunyikan, sebagaimana Dia datang ke dunia ini bukan untuk menyembunyikan diri melainkan menyatakan diri-Nya, sehingga kegelapan itu diusir oleh terang-Nya.
Dan ketika DIA menyelamatkan kita dari dosa kita, kemudian Tuhan menempatkan terang-Nya dalam diri kita, mengapa ? karena DIA tidak memaksudkan kita di selamatkan untuk menyembunyikan diri pada dunia, dan Dia tidak ingin kita menyembunyikan terang-Nya, yang Dia inginkan dari kita sehingga DIA menyelamatkan kita adalah, kita memancarkan terang-Nya melalui kehidupan kita sehingga orang lain yg berada dalam kegelapan juga dapat melihat jalan menuju kepada Tuhan, Mat. 5:16 “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga” ; Ef. 5:8 “Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang” ; 1 Petrus 2:9 “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib”
Dewasa ini terlalu banyak orang Kristen yang secara sadar bahkan menyembunyikan terang, Roma 13:11-14 “…….12 Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!……..14 Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya”

II. TERANG ITU BERKUASA ayat 22
Dalam ayat 22 Tuhan mengingatkan kita bahwa terang itu mempunyai kuasa (berkuasa) untuk membuat hal-hal yang tersembunyi menjadi terbuka (di nyatakan). Terang yg Tuhan Yesus bawa ke dunia ini, untuk menyatakan (menyingkapkan) bukan hanya perkara-perkara/hal-hal dari Allah yg “tersembunyi” dari pengertian manusia; melainkan juga menyatakan (menyingkapkan) apa yg tersembunyi dalam diri manusia! Itulah mengapa begitu banyak orang yang telah mendengar berita Injil kemudian menolak kebenaran itu.
Injil adalah berita keselamatan, tetapi juga merupakan berita konfrontasi. Injil adalah berita yang menyingkapkan kegelapan hati manusia, manusia itu seperti serangga dan makhluk-makhluk malam lainnya, karena mereka akan segera melarikan diri ketika terang itu bersinar menyinari mereka. Mengapa? Tuhan Yesus sendiri berkata dengan sangat keras akan hal itu ; karena “perbuatan mereka jahat “, Yohanes 3:19-20 19“Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat. 20Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak; menyinari mereka”
Ketika terang Injil bersinar dalam hati seorang pribadi, kemudian hal tersebut menyatakan semua kegelapan yang ada dalam hati pribadi manusia tersebut. Dan inilah pengalaman yang tentu sangat menyakitkan bagi orang yang berdosa (yang terhilang). tetapi ketika kegelapan bersentuhan dengan terang, maka kegelapan akan segera melarikan diri dan kemudian menghasilkan terang yang kita kenal sebagai keselamatan. Sehingga langkah pertama untuk datang kepada Tuhan Yesus adalah terang itu mengexpose dosa anda.
Dalam bagian ini juga kita di beri pengertian bahwa akan tiba waktunya bahwa semua yg tersembunyi dalam kegelapan akan di nyatakan, orang Kristen akan melihat semua hal yg tersembunyi dalam diri mereka akan di expose (di bukakan) di Tahta Pengadilan Kristus, 2 Kor. 5:10 “Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat” ; Roma 14:12 “Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah” ; Wahyu 20:11-15

Tetapi ketika kita jujur dihadapan Tuhan akan semua dosa-dosa kita, kita mendapatkan pengampunan-Nya, 1 Yohanes 1:9 “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan”,
Dan jangan lupa ketika kita berusaha untuk menyembunyikan dosa-dosa kita, maka percaya dan lihatlah dosa-dosa itu akan segera (cepat atau lambat) menghancurkan kita dari dalam.
(Contoh : Daud dengan dosa perzinahannya dengan Bathsyeba ; Mazmur 38:1-11; Mzm 32:3-5 3“Selama aku berdiam diri, tulang-tulangku menjadi lesu karena aku mengeluh sepanjang hari; 4sebab siang malam tangan-Mu menekan aku dengan berat, sumsumku menjadi kering, seperti oleh teriknya musim panas. 5Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: “Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku”
Dalam ayat 23, Firman Tuhan mengatakan “Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!”

Ingatlah !!! Terang itu memiliki tujuan, dan terang itu berkuasa, sudahkah anda hidup dalam Terang itu ?

Barangsiapa bertelinga hendaklah ia mendengar !!!